Sunday, 14 December 2008

Apabila UMK = 1000 ciuman

Saat ini jaman serba susah. Harga BBM naik, turun
UMK jauh di bawah KHL,
Bulan ini dan seterusnya para pekerja tidak bisa lagi memberikan BELANJA
uang untuk istrinya seperti biasanya , (gak cukup , hanya bisa untuk 3 minggu saja) Ia hanya bisa mengirim surat .
Isinya demikian:

Istriku Tercinta,

Maafkan kanda sayang, bulan ini Kanda tidak bisa

mengirimkan uang untuk kebutuhan keluarga di rumah.

Kanda hanya bisa mengirimmu 1000 ciuman.

Paling cinta,

Kanda Panjul

Keesokan harinya kemudian Panjul mendapat surat balasan

dari istri tercintanya:

Kanda Panjul tersayang,

Terima kasih atas pemberian 1000 ciumanmu.

Untuk bulan ini Dinda akan menyampaikan laporan
pengeluaran keluarga :

Tukang minyak bersedia menerima 2 ciuman setiap kali

membeli 5 liter minyak tanah.

Tukang listrik mau dibayar dengan 4 ciuman per

tanggal 10 setiap bulannya.

Pemilik kontrakan rumah mau dibayar cicil dengan

3 x ciuman setiap harinya.

Engkoh pemilik toko bahan makanan tidak mau

dibayar pakai ciuman. Ia maunya dibayar dengan

yang lain.. Ya terpaksa Dinda berikan saja.

Hal yang sama juga Dinda berikan buat kepala sekolah

dan gurunya si Udin yang sudah 3 bulan nunggak

uang sekolah..

Besok Dinda mau ke pegadaian untuk tukerin

200 ciuman dengan uang tunai, karena yang punya

pegadaian sudah bersedia menukarkan

200 ciuman + bayaran lainnya dengan uang 650ribu,

lumayan buat ongkos sebulan.

Keperluan pribadi Dinda bulan ini mencapai 50 ciuman.

Kanda tersayang.. bulan ini Dinda merasa jadi orang

yang paling kaya di kampung, karena sekarang Dinda

memberikan piutang ciuman ke banyak pemuda

di kampung kita dan siap ditukar kapan pun Dinda butuhkan.

Kanda, dari kanda masih tersisa 125 ciuman,

apakah kanda punya ide? Atau saya tabung saja ya?

Paling sayang,

dari Dinda seorang.

........ Gedubrak!! Panjul pun Pingsan

  © Blogger template The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP