Monday, 25 August 2008

PUISI

assalamu'alaikum
sahabat2 semua...ane coba posting beberapa puisi di bawah ini.
semoga bermanfaat..amien
wassalamu'alaikum

Read more...

SAHABAT

SAHABAT


Sahabatku adalah tetesan embun pagi
yang jatuh membasahi kegersangan hati
hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
dalam kesejukan

Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan

Sahabatku adalah pohon rindang dengan seribu dahan
yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan
hingga mampu memberikan keteduhan
dalam kedamaian

Wahai angin pengembara
kabarkanlah kepadaku tentang dirinya

Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci
yang jernih mengalir tiada henti
hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri
dalam kesegaran

Sahabatku adalah derasnya hujan yang turun
yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu menahun
hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaun
dalam kesucian

Sahabatku adalah untaian intan permata
yang berkilau indah sebagai anugerah tiada tara
hingga mampu menebar pesona jiwa
dalam keindahan

Wahai burung duta suara
ceritakanlah kepadaku tentang kehadirannya

Read more...

Raih Cita Bersama Mentari

Raih Cita Bersama Mentari



Langit senja mulai temaram
siang berakhir digantikan malam
dengan segala hiasannya
di angkasa
menerangi bumi

Keping kenangan di masa lalu
dari sebuah kegagalan berakhir kekecewaan
bukanlah benih putus asa
di esok dan lusa
bersama mentari baru

Rembulan berkawan bintang
hapuskan keraguan
dari sebuah asa pengharapan

Bergema do'a
jalan terbuka
tergapai segala cita

Read more...

Mawar di Pagi Hari

Mawar di Pagi Hari


Duhai mawar
kuntummu telah mekar
ketika menyambut kehadiran sang fajar
rupa menawan menebar keharuman
indah mempesona

Duhai mawar
kuntummu telah mekar
ketika sang surya memnampakkan diri tuk mengawali hari
mengharum semerbak di seluruh taman
damailah rasa

Duhai mawar
akankah kuntummu tetap mekar
ketika rasa ini mngehendaki di esok hari
ingin mencium keharumanmu lagi
segarlah sepanjang masa

Read more...

KEPADAMU JUA

KEPADAMU JUA




Setiap keindahan yang tumbuh bersemi

Subur berbunga dalam hati insani

KepadaMu jua yang hakiki kembali



Setiap kegelisahan di jiwa

Rasa takut dan berputus asa

KepadaMu jua segala pengharapan ditujukan



Setiap kesendirian di malam sepi

Berkawan dengan sunyi

KepadaMu jua segala ingatan yang meramaikan



Setiap kesedihan sebuah luka

Yang diringi tetesan air mata

KepadaMu jua segalanya kan terobati

Read more...

KEBEKUAN

KEBEKUAN





Di sini.....

Kusaksikan pergantian masa

Surya tenggelam mengundang rembulan

Sahutan ayam terdengar memanggil fajar

Telah mengambil bagian diriku



Di sini.....

Kumengenang hari-hari yang telah berlalu

Membawaku dalam kebekuan jiwa

Di dalam dunia lamunan

Yang terus menyelimuti di setiap waktuku



Di sini.....

Kusaksikan taman mulai berbunga

Kuntum-kuntumnya mulai mekar menebar keharuman

Pepohonannya mulai rindang dan berbuah di setiap cabang



Di sini.....

Aku hanya diam membeku

Tak mampu berbunga dan berbuah

Dalam kebekuan jiwa

Di setiap waktuku

Read more...

HATI TAK BERTUAN

HATI TAK BERTUAN



Ayunan kaki melangkah tanpa tujuan

Menyusuri jalan tanpa kepastian

Berlari

Berhenti

Tak menentu



Mata-mata yang hampir buta

Memandang suram

Terbuka

Terpejam

Meski tak mengerti



Lidah-lidah yang hampir kaku

Berkata tanpa ragu

Berucap

Terdiam

Seakan tahu segalanya



Telinga-telinga yang hampir tuli

Mendengar tiap hari

Segala suara

Tanpa batas

Namun tak berbekas



Langkah-langkah tanpa tujuan

Mata-mata yang memandang kegelapan

Lidah-lidah yang beruap tanpa perasaan

Telinga-telinga yang mendengar dalam ketulian

Dari hati tak bertuan

Read more...

Ghozwah

Ghozwah



Dari benih yang terlahir
keserakahan itu pun hadir
menyelimuti dunia yang memang sudah renta
hingga tak mampu lagi membendung dan mencegah
penindasan kepada yang lemah

Di setiap detik terus bergema
jerit kematian
tangis pedih kehilangan

Di setiap detik terus mengalir
tetesan air mata
darah mereka yang tak berdosa

Di setiap detik terlihat
tubuh-tubuh tergeletak
tak bernyawa tak bergerak

Nafsu bahimiyah
tak tercegah

Read more...

D u s t u r

D u s t u r



Kutemukan ......
sebuah nama dalam keagungan
berselimut kekuatan
memancarkan kekuasaan
dipuji
diabdi

Kulihat .....
aneka bentuk terangkai rupa
terhimpun
tersusun
bersurat arti
bersirat makna

Kubaca .....
segala misal perumpamaan
pengajaran
teguran
yang mengingatkan
hati insan yang penuh kekhilafan

Kudapatkan .....
di setiap lembar halaman
pedoman
aturan
peta penunjuk jalan
bagi langkah kaki dalam menapak kehidupan

Kudengarkan .....
kisah yang diceritakan
berita yang dikabarkan
tentang kebahagiaan
tentang kepedihan
dari janji adil pembalasan

Read more...

Dalam do'a

D O ' A




Dalam do'a

Seribu harap terus kuucap

Seribu pinta kurangkai kata



Dalam do'a

Kupasrah bukan menyerah

Kutinggal bersama tawakkal



Kuserahkan yang terjadi pasti

Setiap kehendak dari Ilahi

Dalam do'a



Kutumpahkan segala hina diri

Demi kasih murni sejati

Dalam do'a

Read more...

Duri dalam Diri

Duri dalam Diri


Sengaja tanpa sengaja
kulukai
kusakiti
kumencaci
orang dan diri
melupakan
melupakan diri dari karuania Ilahi

Dengan segala tipu daya
menutupi kebusukan jiwa
diri dalam nista
bersama dosa
kuterhina
dan tercela
oleh orang dan diri

Kutersesat
dalam malam pekat
melangkah dalam gulita
gelap tak berksudahan

Kuberjalan
saat terlena
kulakukan
yang kusalahkan

Belenggu hati
dalam mimpi
yang tak terbangunkan

Read more...

DIRAJAI MALAM

DIRAJAI MALAM



Sepertiga malam terakhir mulai bergulir
Kerlip tasbih gemintang di angkasa malam tetap berkumandang
Zikir cahya rembulan seakan tak ada penghabisan
Puja-puji serangga malam tiada pernah tenggelam
Membahana di semesta angkasa

Tiap sepertiga malam kulalui dengan terpejam
Berbaring mengukur berapa panjang tempat kutidur
Dihibur nyanyi kidung alam mimpi
Yang akan pergi bila kubangkit berdiri

Sepertiga malam terakhir terus bergulir
Kamarku kian gersang dengan lantainya yang sudah usang
Di sudut ruang dengan cahaya remang
Terbentang sajadah tempat kuberserah
Menghiba diri kepangkuan Ilahi
Namun tak kuasa diri ini menggapainya

Tiap sepertiga malam kulalui dengan terpejam
Di alam mimpi dari dunia tak bertepi
Yang membelenggu hingga dikekang nafsu
Karena diriku dirajai malam bukan merajai malam

Read more...

DEBU

DEBU



Setiap langkah kakiku

Melewati jalan berdebu

Yang tertiup angin

Dan melekat

Di kakiku, di tanganku, di tubuhku



Setiap pandangan mataku

Menatap alam berdebu

Yang mengelilingi tubuhku

Dan mengotori

Rambutku, kulitku, pakaianku



Setiap perjalanan waktuku

Dipenuhi masa berdebu

Yang datang

Melekat

Dan tak hilang

Read more...

Dari dalam Dirimu

Dari dalam Dirimu



Dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
lukislah sebuah senyuman di bibirmu
karena itu indah
bak mentari pagi yang memberikan keceriaan hari
laksana langit senja yang pamit menghdirkan ketenangan angkasa dengan bulan dan gemintang
bagi yang memandang

Dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
rangkailah kata bijak di setiap kalimatmu
karena itu indah
seperti nyanyian burung yang berterbangan di sela dahan
bagaikan kidung serangga pengisi taman malam
bagi yang mendengar

Dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
eratkanlah sesama di hatimu
karena itu indah
bak tali pemersatu
laksana titian penghubung
bagi sebuah ukhuwah

Dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
bacalah bentangan semesta raya
karena itu indah
ketika deru ombak berpadu dengan awan berarak
di saat alam bersatu dari kemajemukan raga
bagi yang berpikir

Dari dalam dirimu
bila kau mau dan mampu
satukanlah niat dan kata dalam nyata
karena itu indah
bila lisan sejalan hati
jika hati seiring perbuatan
bagi yang merasa

Read more...

Cermin

Cermin


Di depan cermin kuberkaca
kulihat sesosok tubuh berdiri tanpa suara
matanya memandang hina
menatapku penuh cela
senyum tipis di bibirnya hampir sirna
berhias seribu cerca

Terbersit sebuah rasa di hati
tentang kekufuran diri
tentang syukurku yang telah pergi

Di depan cermin kuberkaca
kulihat sesosok tubuh berdiri tanpa suara
matanya memandang penuh puja
menatapku penuh makna
senyum tipis di bibirnyaseakan berkata
kau sangat sempurna

Terbersit sebuah rasa di hati
tentang kesombongan yang singgah di dalam diri
tentang keangkuhan tanpa kesadaran nurani

Read more...

Bumi pun Bicara

Bumi pun Bicara



Bila tiba masanya
bumi pun akan bicara

Di punggungku engkau berlari
ke dalam perutku engkau kembali

Di atasku engkau berjalan dalam kesenangan
di perutku engkau jatuh dalam kesusahan

Di punggungku engkau tertawa
di perutku engkau berduka

Di atasku engkau makan yang diharamkan
di perutku engkau menjadi santapan

Bila tiba waktunya
bumi pun akan bicara

Di punggungku engkau berjalan dalam kesombongan
di perutku engkau dihinakan

Di atasku engkau dalam kebersamaan
di perutku engkau dalam kesendirian

Di punggungku engkau bermandikan cahaya
di perutku engkau dalam gulita

Di atasku engkau durhaka
di dalam perutku engkau tersiksa

Read more...

BILA TIBA WAKTU BERPISAH

BILA TIBA WAKTU BERPISAH



Di bawah naungan langit biru dengan segala hiasannya yang indah tiada tara

Di atas hamparan bumi dengan segala lukisannya yang panjang terbentang

Masih kudapatkan dan kurasakan

Curahan rahmat dan berbagai ni'mat

Yang kerap Kau berikan

Tapi bila tiba waktu berpisah

Pantaskah kumemohon diri

Tanpa setetes syukur di samudera rahmat-Mu



Di siang hari kulangkahkan kaki bersama ayunan langkah sahabatku

Di malah hari kupejamkan mata bersama orang-orang yang kucintai

Masih kudapatkan dan kurasakan

Keramaian suasana dan ketenangan jiwa

Tapi bila tiba waktu berpisah

Akankah kupergi seorang diri

Tanpa bayang-bayang mereka yang akan menemani



Ketika kulalui jalan-jalan yang berdebu yang selalu mengotori tubuhku

Ketika kuisi masa-masa yang ada dengan segala sesuatu yang tiada arti

Masih bisa kumenghibur diri

Tubuhku kan bersih dan esok kan lebih baik

Tanpa sebersit keraguan

Tapi bila tiba waktu berpisah

Masih adakah kesempatan bagiku

Tuk membersihkan jiwa dan hatiku



Setiap kegagalan yang membawa kekecewaan

Setiap kenyataan yang menghadirkan penyesalan

Masih kudengar dan kurasakan

Suara-suara yang menghibur

Tuk menghapus setiap kecewa dan sesal

Tapi bila tiba waktu berpisah

Adakah yang akan menghiburku

Akankah aku pergi tanpa kekecewaan dan penyesalan

Read more...

  © Blogger template The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP